“Sejak berdirinya kerajaan Peurelak di Aceh, penyelenggaraan pendidikan di Aceh berorientasi pada ajaran agama Islam. Pendidikan Islam bertujuan membentuk manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT dan rasulNya, akhlak mulia, beridisiplin tinggi, bijaksana, dapat berdiri sendiri, bertanggung jawab, cerdas dan trampil, sehat jasmani, dan rohani, aktif dan kreatif, cermat dan teliti, sabar serta [...]
Posts Tagged ‘Aceh’
Sekilas tentang Rangkang
Posted in SENI&BUDAYA, tagged Aceh, dayah, hamzah fansuri, islam, meunasah, pendidikan, rangkang, sultan iskandar muda, teungku on April 18, 2009 | Leave a Comment »
Asuhan Keperawatan pada Pasien Halusinasi
Posted in KEPERAWATAN, tagged Aceh, askep, cmhn, halusinasi, intervensi, keperawatan jiwa on December 18, 2008 | 1 Comment »
Tujuan pembelajaran
Mampu melakukan pengkajian
Menetapkan diagnosa keperawatan
Melakukan tindakan keperawatan untuk pasien
Melakukan tindakan keperawatan untuk keluarga
Mengevaluasi kemampuan pasien dan keluarga
Mendokumentasikan hasil asuhan keperawatan
PENGERTIAN
Pencerapan panca indra tanpa rangsang dari luar(Maramis, 1998).
Penghayatan yang dialami seperti suatu persepsi melalui panca
indera tanpa stimulus eksternal; persepsi palsu (Lubis, 1993).
Distorsi persepsi yang muncul dari berbagai indera (Stuart & Laraia, 2001)
Aspek Sosial Budaya Masyarakat ACEH
Posted in SENI&BUDAYA, tagged Aceh, belanda, budaya, etnis, mitos, sosial on June 18, 2008 | Leave a Comment »
Aceh sebagai sebuah entitas etnis dan wilayah tertentu sangat berbeda dengan etnis atau wilayah lainnya di Indonesia. Masyarakat Aceh adalah masyarakat yang pluralistis dan ?terbuka?. Di daerah Nanggroe Darussalam ini terdapat 8 sub etnis, yaitu Aceh, Alas, Aneuk Jamee, Gayo, Kluet, Simeulu, Singkil, dan Tamiang. Kedelapan subetnis tersebut mempunyai sejarah asal-usul dan budaya yang sangat [...]
Praktik Prostitusi dan HIV/AIDS di Aceh
Posted in KESMAS, tagged Aceh, HIV/AIDS, Serambi Indonesia on June 16, 2008 | Leave a Comment »
Berita mengejutkan di halaman dua Serambi 6 Maret 2007 berjudul Pemkot Banda Aceh Cabut Izin Salon D, diberitakan keenam wanita pekerja Salon D berterus terang kepada petugas WH bekerja melayani dan memberikan pelayanan plus kepada setiap pria yang datang ke salon itu dengan tarif tertentu. Menurut petugas WH, wanita-wanita itu mendapatkan 50 persen dari tarif [...]




