BALON KEBAHAGIAAN…

Tiba2 sang motivator berhenti berbicara, di sebuah ruangan pelatihan yg diikuti sekitar 50 org peserta.

Sang Motivator mengeluarkan sebungkus plastik yang berisi balon.Lalu balon tersebut dibagikan kepada peserta masing-masing dapat 1 balon.Sang motivator meminta peserta meniup balon dan menuliskan namanya pd balon tsb.Lalu Sang motivator meminta balon2 tsb dikumpulkan di tengah sebuah ruangan kosong.Sang motivator instruksikan kpd peserta utk mengambil balon yg tertulis namanya masing2 dgn limit waktu 5 menit.

Dengan serta merta semua peserta menyerbu ke tumpukan balon2 tsb, berusaha mendapatkan balon yg tertulis namanya. Ada peserta yg mendorong, menyenggol, tersikut kwnnya bahkan ada peserta yg terjatuh.Alhasil waktu habis balon yg diinginkan tdk dpt ditemukan.

Lalu Sang motivator mengubah strategi gamesnya…
Sang motivator meminta kpd peserta utk mengambil satu org satu balon…lalu menyerahkan balon tsb kepada temannya yg namanya tertulis pd balon tsb.Alhasil dgn wkt yg ditentukan..smua peserta mendapatkan balon yg tertulis namanya.

Begitulah gambaran umum kehidupan kita…kita brusaha mendapatkan kebahagian dgn berbagai daya upaya yg kadang kala menyakiti, menzalimi dan mengintimidasi org lain.

Padahal utk mndptkn kebahagiaan simpel sekali…Berikan kebahagiaan kpd org lain dan org lain akn memberikan kebahagian kpd kita…begitulah fenomena balon td…disaat kt berikan balon yg tertulis nama kwn kita, tentunya kwn kt akn menyerahkan balon yg ada nama kita…

Seperti org bijak berkata…jika anda tdk mau disakiti org, maka jgn sakiti org lain…jika anda ingin bahagia, maka bahagiakan org lain…apalagi yg kita bahagiakan adlh sahabat kita, tetangga kita, anak yatim, fakir miskin, saudara2 kandung kita, ayah kita, ibu kita…sungguh luar biasa kebahagiaan yg akan kt dapatkan…insha Allah…Allah SWT akan membalas kebaikan kita dengan kebaikan yang lebih baik.
Semoga bermanfaat…

SEKILAS TENTANG PPNI

DSC_0395Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) lahir pada tanggal 17 Maret 1974. Kebulatan tekad spirit yang sama dicetuskan oleh perintis perawat bahwa tenaga keperawatan harus berada pada wadah /organisasi profesi perawat Indonesia. Pada masa itu sebelum tahun 1974 organisasi perawat di Indonesia sudah berkembang pesat sesuai dengan zamannya, sejak zaman penjajahan perawat Indonesia sudah ada seiring dengan adanya Rumah Sakit, yaitu:  Residen Vpabst (1819) dibatavia saat itu berubah menjadi Stadsverband (1919) dan berubah menjadi CBZ (Central Burgerlijke Zieken Inrichting) di daerah Salemba yang saat ini menjadi RSCM. Saat itu perawat sudah memiliki perkumpulan-perkumpulan sebagai wadah organisasi perawat dan dapat menjalankan pergerakan dalam  menentukan martabat profesi perawat. Ketika itu terdapat beberapa organisasi diantaranya; Perkumpulan Kaum Verpleger fster Indonesia (PKVI), Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI), Persatuan Perawat Indonesia (PPI), Ikatan Perawat Indonesia (IPI).

Continue reading

REGRESI LINIER DENGAN PROGRAM STATA part 2

Sebelum kita melakukan analisa regresi linier ada beberapa asumsi yang harus dipenuhi,yaitu :
1.Linearity
2.Normaliy
3.Homoscedasticity
4.Independence
5.Error in variable
6.Model specification

Selanjutnya ada beberapa isu yang mendasari selama analisis tersebut yaitu tentang data yang akan dianalisa tidak boleh ada nilai ekstrim didalam data tersebut.Ada 3 tipe data ekstrim: outlier (observasi/sample dengan residual yang besar),leverage ( nilai ekstrim pada variabel predictor) dan influence ( disebabkan adanya outlier dan leverage).

Berikut kami lampirkan contoh analisis data regresi linier dengan program Stata…semoga bermanfaat

Regresi Linier dengan program Stata : regresi linier stata

REGRESI LINIER DENGAN PROGRAM STATA part 1

Pengertian

Untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel tergantung dan memprediksi variabel tergantung dengan menggunakan variabel bebas. Gujarati (2006) mendefinisikan analisis regresi sebagai kajian terhadap hubungan satu variabel yang disebut sebagai variabel yang diterangkan (the explained variabel) dengan satu atau dua variabel yang menerangkan (the explanatory). Variabel pertama disebut juga sebagai variabel tergantung dan variabel kedua disebut juga sebagai variabel bebas. Jika variabel bebas lebih dari satu, maka analisis regresi disebut regresi linear berganda. Disebut berganda karena pengaruh beberapa variabel bebas akan dikenakan kepada variabel tergantung. Continue reading

Kata-Kata Sambutan Ketua Panitia Pelaksana

Bismillahirrahmanirrahim…
Assalamu’alaikum wr.wb.
Alhamdulillahirrabbil ‘alamin wassalatu wassalamuasyrafil mursalin Wa’ala alihi waashabihi ajma’in….

Yang Kami hormati :
– Bapak Ketua Kopertis Wilayah XIII Aceh
– Bapak Kadinkes Aceh
– Bapak/Ibu Ketua Senat dan Anggota
– Para Ketua Yayasan dan Direktur Institusi Akper Jabal Ghafur Sigli, AKL Jabal Ghafur Sigli dan Akbid Medica Alas Leuser Kuta Cane
– Para insan pers media cetak, elektronik dan online
– Para orang tua/wali wisudawan/wati dan para undangan
– Teristemewa sekali kepada para wisudawan/wati yang berbahagia

Mengawali pidato ini,terlebih dulu mari kita memuja Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-NYA, pada pagi hari yang cerah ini, Kamis 6 Nopember 2014, kita telah dapat melaksanakan acara yang sangat penting dalam tradisi keilmuan perguruan tinggi, yang juga merupakan salah satu tolok ukur citra sebuah institusi pendidikan, yaitu acara wisuda atau rapat senat akademik terbuka.
Selawat beriring salam senantiasa kita panjatkan keharibaan Rasulullah SAW berserta keluarga dan al sahabat beliau sekalian, seiring langkah menegakkankan dinnul haq di muka bumi ini, dan kita semua berdoa memohon agar selalu berada pada jalan dan petunjuk beliau hingga akhir hayat.

Selanjutnya kami haturkan terimakasih dan apresiasi setinggi2nya kepada Bapak Ketua Kopertis Aceh dan Bapak Kadinkes Aceh yang telah berkenan hadir pada acara wisuda hari ini, merupakan suatu kehormatan bagi kami.
Perkenankan kami selaku ketua panitia pelaksana, meyampaikan beberapa patah kata terkait kegiatan wisuda dan penyumpahan wisudawan/wati institusi diploma 3 kesehatan tahun ajaran 2014/2015.
Pertama sekali, kami ucapkan Alhamdulillah dan Selamat kepada para wisudawan/wati yang telah berhasil menyelesaikan seluruh proses perkuliahan di perguruan tinggi masing-masing.
Selamat juga kami sampaikan kepada para orang tua/wali, yang pada hari ini dengan penuh rasa haru dan bangga melihat putra putri kesayangannya memakai baju kebesaran toga wisud, yang sebentar lagi akan dilantik dan diambil sumpahnya.
Selanjutnya kami laporkan bahwa peserta wisuda hari ini adalah sebagai berikut:
1. Akper jabal Ghafur Sigli : 91 orang
2. AKL Jabal Ghafur Sigli : 30 orang
3. Akbid Medica Alas Leuser Kuta Cane :89 orang, total 210 orang peserta, Serta turut dihadiri oleh para orang tua/wali dan tamu undangan lebih kurang 500 orang.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami juga ingin mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada segenap panitia dan pihak2 yang telah bekerja seoptimal mungkin untuk terlaksananya acara wisuda pada hari ini.
Tak lupa kami juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar2nya, apabila dalam pelaksanaan acara wisuda hari ini, ada hal-hal yang kurang berkenan di hati Bapak/Ibu serta para undangan sekalian.
Demikian laporan dan sepatah dua patah kata sambutan yang dapat kami sampaikan, semoga acara wisuda hari ini bisa menjadi momoen kenangan terindah dan sesuatu yang bermakna.
Sebelum kami akhiri sambutan ini, Kami sangat mengharapkan kepada Bapak Ketua Kopertis dan Bapak Kadinkes agar dapat memberikan kata-kata sambutan dan arahan kepada kita semua.
Akhirul kalam, kami ucapkan billahitaufik walhidayah wassalamu’alaikum wr.wb.

Local Wisdom Yang Hampir Punah……Keube Weung (Kerbau Putar)

10346644_10201502948489237_159496503984239197_nIni salah satu proses pembuatan manisan tebu manual-tradisional menggunakan tenaga kerbau, di kawasan Pidie, khususnya di Desa Beureu eh, Beureunuen. Proses home-industry ini terbilang sudah sangat langka di temukan, Tradisi Aceh ini bisa dikatakan sudah hampir punah, karena orang sudah memilih menggunakan mesin penggiling tebu modern. Alasan sebagian besar petani tebu, harga kerbau yang mahal, dan untuk melatihnya cukup menguras waktu, dana dan tenaga, dimana kerbau harus di isolasi dalam kandang selama 2 minggu untuk dilatih. Manisan tebu dari pengolahan tersebuh kemudian dijual di pasar dengan harga, 300-350rb (saboh the`m/1 kaleng:red) per-kaleng 30x18cm. Mungkin 1 dekade lagi, tradisi ini mungkin sudah tidak ditemukan lagi. Semoga Tidak.

STUDI PENDAHULUAN

William Asher (1976) dalam bukunya “Educational Research and Evaluation Methode” berkata : ” If man is not aware of what has been learned in history, it is said he is boaund to repeat the experiences”. Memang benar apa yang dikatakan olehnya. Masalah-masalah pendidikan yang kita dapati sekarang ini bukan seluruhnya masalah baru, atau bahkan boleh dikatakan masalah-masalah yang lama sering muncul kembali dalam keunikan yang lain.

Prof. DR. Winarno Surakhmad menyebutkan tentang studi pendahuluan ini dengan eksploratoris sebagai dua langkah, dan perbedaan antara langkah pertama dengan langkah kedua ini adalah penemuan dan pengalaman. Memilih masalah adalah mendalami masalah itu, sehingga harus dilakukan secara lebih sistematis dan intensif.

Seperti teori pengumpulan data pada umumnya, maka sumber pengumpulan informasi untuk mengadakan studi pendahuluan ini dapat dilakukan pada 3 (tiga) objek. Yang dimaksud objek disini adalah apa yang harus dihubungi, dilihat, diteliti, atau dikunjungi yang kira-kira akan memberikan informasi tentang data yang akan dikumpulkan. Ketiga objek tersebut ada yang berupa tulisan-tulisan dalam kertas (paper), manusia (person) atau tempat (place). Oleh karena dinyatakan dalam kata bahasa Inggris, untuk lebih mudahnya mengingat, disingkat dengan tiga P.
1. Paper, dokumen, buku-buku, majalah atau bahan tertulis lainnya, baik berupa teori, laporan penelitian atau penemuan sebelumnya (findings), studi ini juga disebut kepustakaan atau literature study.
2. Person; bertemu, bertanya, dan berkonsultasi dengan para ahli atau manusia sumber.
3. Place, ;tempat, lokasiatau benda-benda yang terdapat di tempat penelitian. Seseorang yang berhasrat besar untuk mengadakan penelitian ke daerah pedalaman, mungkin mengurungkan niatnya setelah mengadakan penelitian pendahuluan, karena ternyata daerah yang akan dikunjungi terlalu sulit untuk dicapai sehingga tidak akan seimbang antara biaya yang dikeluarkan dengan hasil yang akan dicapai.

Studi pendahuluan juga disebut pilot studi atau preliminary studi. Salah satu sumber tunggal yang penting yang merupakan sumber yang bersifat komprehensif adalah Encyclopedia of Educational Research ( Ebel, 1969), yang memuat berbagai judul penelitian pendidikan , serta beberapa buku tahunan (yearbooks) yang diterbitkan oleh The National Society for The Study of Education.

(Sumber : Arikunto,2002, Prosedur Penelitian, Rineka Cipta, Jakarta