KASIH IBU…

“Kasih Ibu kepada beta, tak terhingga sepanjang masa hanya memberi tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia..”

Sebuah lagu sederhana yang menggambarkan betapa besarnya kasih ibu kepada kita. Terkait dengan kasih ibu ada beberapa hal yang patut kita renungkan bersama:

Pada saat umurku satu tahun ibu yang menyuapiku makan, memandikanku, dan meninabobokkanku, namun kubalas dengan menangis sepanjang malam.

Pada saat umur ku 2 tahun ibu melatihku untuk berjalan, namun ku balas dengan melarikan diri pada saat dia butuh dengan ku.

Pada saat umur ku 3 tahun dia selalu bikin makanan yang sangat enak untukku, namunku balas dengan membuang piring ke lantai.

Pada saat umur ku 4 tahun dia memberiku kertas dan pensil agar aku mulai belajar, namun ku balas dengan curat-curit dinding.

Pada saat umur ku 6 tahun dia yang antar ku ke sekolah, ku balas dengan teriakan ” nggak mau bergi ke sekolah.

Pada saat umur ku 12 tahun dia selalu nasehatiku , agar berpenampilan yang baik dan rapi, namunku balas dengan kata “ini kan gaul”.

Pada saat umur ku 15 tahun dia selalu menanti ku pulang dengan penuh kasih sayang, ku balas dengan menutup pintu kamar ku.

Pada saat umur ku 17 tahun dia selalu memberiku uang piknik, atau uang saku untuk ke luar kota, namun ku balas dengan tidak pernah telpon kepadanya.

Pada saat umur ku 19 tahun dia selalu serius memperhatikan masa depanku,tapi balasan ku tidak ada perhatian apa pun terhadapnya.

Pada saat umur ku 24 tahun dia bertanya calon istriku, tentang persiapan nikah, namun aku marah dengan mengatakan ” ibu jangan turut campur urusan kami”.

Pada saat umur ku 25 tahun dia yang mempersiapkan segala biaya pernikahan kami dengan susah payah, namunku balas dengan tinggal di tempat jauh darinya,

Pada saat umur ku 30 tahun dia selalu telpon memberi nasehat tentang
pendidikan anak-anak, tapi ku berterimakasih dengan mengatakan “ini zaman udah berubah bu”.

Pada saat umur ku 35 tahun dia mengasih tahu bahwa dia dalam keadaan sakit, namun hanya kujawab “ya nanti!! aku ini lagi sibuk”.

Pada suatu hari, ibu ku meninggal, dengan segenap kasih sayang yang masih ada dalam hatinya. Namun segala usahanya yang penuh kasih sayang pada ku, tidak bikin hati kubergerak atau perhatian dengannya.

Ini adalah penyesalan dari seseorang yang ibunya telah pergi.

“Wahai teman ku jaganlah antum seperti ku,jika orang tua anda masih ada, Selalu lah dekati mereka dan jangan lupa segala kasih sayangnya, berbaktilah pada mereka dengan sunguh-sunguh, agar mereka bahagia serta mendapatkan ridhanya, anda tidak bakal sukses dalam segala urusan maupun bahagia, jika anda menyakiti hati dua orang tua anda.wahai temanku. Aku sangat ingin ibu ku bisa balik hidup walau pun sekejap,agar aku bisa cium kakinya minta maaf”.

(artikel ini diambil dari sebuah forum dudung.net dan dimodifikasi sedikit)

2 thoughts on “KASIH IBU…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s