Archives

Khalifah Umar Ibn Khattab Membawa Kantong Air

Pada  suatu malam, Umar meninggalkan tempat tidurnya, kemudian ia keluar rumah untuk meronda (blusukan) rakyatnya. Pada waktu itu, ia melihat seorang wanita sedang membawa kantong air diatas punggungnya dan ia berjalan di malam hari tanpa alas kaki. Ketika Umar bertanya kepadanya tentang keadaannya, maka ia menerangkan bahwa ia adalah seorang wanita miskin yang mempunyai keluarga banyak dan ia tidak tidak mempunyai pembantu, sehingga ia tidak dapat mengambil air minum dari telaga kecuali malam hari. Mendengar ucapan wanita itu, hati Umar terenyuh, sehingga ia membawakan kantong air itu hingga tiba di rumah wanita tersebut. lalu Umar berkata kepada wanita tersebut, ” Datanglah engkau esok pagi ke tempat Umar, agar ia memberimu seorang pembantu.” Jawab si wanita, “Aku merasa sulit untuk menemuinya.” “Pasti esok pagi engkau akan menemuinya,”  sahut Umar. Keesokan paginya ketika wanita itu ke tempat menjumpai Umar , maka ia segera melarikan diri setelah ia  mengetahui bahwa lelaki yang menolongnya tadi malam adalah Khalifah Umar Ibn Khattab RA. Melihat kejadian itu, maka Umar menyuruh seorang pembantu untuk mengikutinya dan menyerahkan sejumlah uang kepada wanita tersebut. (DR.Muhammad Shiddiq Al Minsyawi, 2003 : Kemuliaan ‘Umar Ibn Khattab)

Aku Tidak Akan Mentaati Perintahmu!!

Ketika Umar Ibn Khattab ra membagi-bagikan pakaian baru kepada rakyatnya, maka setiap orang diberikan satu pakaian. Kemudian ia naik diatas mimbar, sedangkan ia memakai dua pakaian. Ketika ia berkata, “Wahai manusia, dengarlah ucapanku”
Maka Salman berkata, “Tidak, aku tidak akan mendengar ucapanmu dan mentaati perintahmu”
“Mengapa wahai Abu Abdillah?” tanya Umar dengan nada keheranan.
“Engkau telah membagikan pakaian untuk kami setiap orang satu pakaian , sedangkan dirimu dua pakaian,”jawab Salman.
‘Wahai Abu Abdillah , jangan engkau cepat memvonisku seperti itu'”jawab Umar.
Kemudian Umar berteriak memanggil Abdullah Ibnu Umar. Setelah Ibnu Umar datang, maka ia ditanya, “Bukankah pakaian yang aku pakai  ini salah satunya adalah bagian punyamu?”
“Benar!, jawab Abdullah Ibn Umar.
“Kalau demikian, aku mau mendengar ucapanmu dan mentaati perintahmu!”, kata Salman dengan lantang.

Bakti = Bakso Tikus……??!!

Seorang warga Bogor kaget bukan kepalang. Tatkala dia melihat ada bulu seperti bulu tikus saat dia memotong bulatan bakso yang dia beli di kompleks Taman Yasmin, Bogor. Langsung aja dia membawa sampel “bakti” tersebut ke lab LPPOM MUI. Direktur LPPOM MUI, Ir.Zein Nasution mengatakan”itu memang bulu tikus”.

  Continue reading

Ada Apa Dengan Khitan Perempuan….??

Suatu waktu saya pulang ke kampung saya di Matangglumpang Dua, Bireuen.Lalu adik saya yang perempuan bertanya kepada saya “apa benar khitan dilarang bagi perempuan..??”. Dia dapat informasi tersebut dari bidan desa yang ada di kampung saya, malah katanya bidan desa tidak mau lagi mengkhitan anak perempuan karena ada surat edaran dari Depkes RI yang melarangnya berdasarkan rujukan/referensi dari WHO(Badan Kesehatan Dunia). Continue reading

Rahasia Dibalik Azan


Mengapa lidah kelu disaat kematian? tetapi kematian itu pasti menjelma. Hanya masa dan waktunya yang tidak kita ketahui. Coba kita amati. Mengapa kebanyakan orang yg nazak (hampir ajal) tidak dapat berkata apa- apa.. lidahnya kelu, keras dan hanya mimik mukanya yang menahan kesakitan ‘sakaratul maut’.

Diriwayatkan sebuah hadist yg bermaksud: “Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan, jika tidak, Allah akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya.
Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri, jangan berkata apa-apa pun semasa azan berkumandang.
Continue reading

Kiamat Sudah Dekat

Kapan kiamat hanya Allah SWT yang Maha Mengetahui. Kita hanya bisa membaca tanda2 kiamat berdasarkan sabda Rasullulah SAW. Ada beberapa tanda-tanda kiamat, antara lain :
1) Penaklukan Baitulmuqaddis
Dari Auf bin Malik r.a. katanya,Rasulullah s.a.w telah bersabda:
“Aku menghitung 6 perkara menjelang hari kiamat.” Baginda menyebutkan salah 1)diantaranya, yaitu penaklukan Baitulmuqaddis. ” – Sahih Bukhari
~ dah mulai kan ?…
Continue reading

Tujuh Indikator Bahagia Di Dunia

Ibnu Abbas ra. adalah salah seorang sahabat Nabi SAW yang sangat telaten dalam menjaga dan melayani Rasulullah SAW, dimana ia pernah secara khusus didoakan Rasulullah SAW, selain itu pada usia 9 tahun Ibnu Abbas telah hafal Al-Quran dan telah menjadi imam di mesjid. Suatu hari ia ditanya oleh para Tabi’in (generasi sesudah wafatnya Rasulullah SAW) mengenai apa yang dimaksud dengan kebahagiaan dunia. Jawab Ibnu Abbas ada 7 (tujuh) indikator kebahagiaan dunia, yaitu : Continue reading