Tag Archive | Aceh

SEKILAS TENTANG PPNI

DSC_0395Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) lahir pada tanggal 17 Maret 1974. Kebulatan tekad spirit yang sama dicetuskan oleh perintis perawat bahwa tenaga keperawatan harus berada pada wadah /organisasi profesi perawat Indonesia. Pada masa itu sebelum tahun 1974 organisasi perawat di Indonesia sudah berkembang pesat sesuai dengan zamannya, sejak zaman penjajahan perawat Indonesia sudah ada seiring dengan adanya Rumah Sakit, yaitu:  Residen Vpabst (1819) dibatavia saat itu berubah menjadi Stadsverband (1919) dan berubah menjadi CBZ (Central Burgerlijke Zieken Inrichting) di daerah Salemba yang saat ini menjadi RSCM. Saat itu perawat sudah memiliki perkumpulan-perkumpulan sebagai wadah organisasi perawat dan dapat menjalankan pergerakan dalam  menentukan martabat profesi perawat. Ketika itu terdapat beberapa organisasi diantaranya; Perkumpulan Kaum Verpleger fster Indonesia (PKVI), Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI), Persatuan Perawat Indonesia (PPI), Ikatan Perawat Indonesia (IPI).

Continue reading

Advertisements

Sekilas tentang Rangkang

“Sejak berdirinya kerajaan Peurelak di Aceh, penyelenggaraan pendidikan di Aceh berorientasi pada ajaran agama Islam. Pendidikan Islam bertujuan membentuk manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT dan rasulNya, akhlak mulia, beridisiplin tinggi, bijaksana, dapat berdiri sendiri, bertanggung jawab, cerdas dan trampil, sehat jasmani, dan rohani, aktif dan kreatif, cermat dan teliti, sabar serta menyerah diri pada ketetapan Allah SWT. Begitulah tujuan pendidikan yang harus dicapai oleh perserta didik menuju ajaran Islam.” (AR Rum 51). p. 48. Continue reading

Asuhan Keperawatan pada Pasien Halusinasi

Tujuan pembelajaran

Mampu melakukan pengkajian
Menetapkan diagnosa keperawatan
Melakukan tindakan keperawatan untuk pasien
Melakukan tindakan keperawatan untuk keluarga
Mengevaluasi kemampuan pasien dan keluarga
Mendokumentasikan hasil asuhan keperawatan

PENGERTIAN

Pencerapan panca indra tanpa rangsang dari luar(Maramis, 1998).
Penghayatan yang dialami seperti suatu persepsi melalui panca
indera tanpa stimulus eksternal; persepsi palsu (Lubis, 1993).
Distorsi persepsi yang muncul dari berbagai indera (Stuart & Laraia, 2001) Continue reading

Aspek Sosial Budaya Masyarakat ACEH

Aceh sebagai sebuah entitas etnis dan wilayah tertentu sangat berbeda dengan etnis atau wilayah lainnya di Indonesia. Masyarakat Aceh adalah masyarakat yang pluralistis dan ?terbuka?. Di daerah Nanggroe Darussalam ini terdapat 8 sub etnis, yaitu Aceh, Alas, Aneuk Jamee, Gayo, Kluet, Simeulu, Singkil, dan Tamiang. Kedelapan subetnis tersebut mempunyai sejarah asal-usul dan budaya yang sangat berbeda antara satu dengan yang lain. Misalnya, menurut sejarahnya, sub etnis Aneuk Jamee merupakan pendatang yang berasal dari Sumatera Barat (etnis Minangkabau) sehingga budaya subetnis Aneuk Jamee mempunyai kemiripan dengan budaya etnis Minangkabau.

Continue reading

Praktik Prostitusi dan HIV/AIDS di Aceh

Berita mengejutkan di halaman dua Serambi 6 Maret 2007 berjudul Pemkot Banda Aceh Cabut Izin Salon D, diberitakan keenam wanita pekerja Salon D berterus terang kepada petugas WH bekerja melayani dan memberikan pelayanan plus kepada setiap pria yang datang ke salon itu dengan tarif tertentu. Menurut petugas WH, wanita-wanita itu mendapatkan 50 persen dari tarif uang dari lelaki yang memakainya. Tarif berkisar Rp 150.000-Rp 250.000 untuk short time. Continue reading