Tag Archive | KEPERAWATAN

SEKILAS TENTANG PPNI

DSC_0395Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) lahir pada tanggal 17 Maret 1974. Kebulatan tekad spirit yang sama dicetuskan oleh perintis perawat bahwa tenaga keperawatan harus berada pada wadah /organisasi profesi perawat Indonesia. Pada masa itu sebelum tahun 1974 organisasi perawat di Indonesia sudah berkembang pesat sesuai dengan zamannya, sejak zaman penjajahan perawat Indonesia sudah ada seiring dengan adanya Rumah Sakit, yaitu:  Residen Vpabst (1819) dibatavia saat itu berubah menjadi Stadsverband (1919) dan berubah menjadi CBZ (Central Burgerlijke Zieken Inrichting) di daerah Salemba yang saat ini menjadi RSCM. Saat itu perawat sudah memiliki perkumpulan-perkumpulan sebagai wadah organisasi perawat dan dapat menjalankan pergerakan dalam  menentukan martabat profesi perawat. Ketika itu terdapat beberapa organisasi diantaranya; Perkumpulan Kaum Verpleger fster Indonesia (PKVI), Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI), Persatuan Perawat Indonesia (PPI), Ikatan Perawat Indonesia (IPI).

Continue reading

Advertisements

POPULASI DAN SAMPEL

DEFINISI

 Populasi Target

Kumpulan individu dimana hasil suatu penelitian akan dilakukan generalisasi-nya

Populasi studi

Kumpulan dari satuan/unit di mana kita mengambil sampel

Unit Elementer

Anggota individual suatu populasi yang karakteristiknya akan diukur

Sampel

 sebagian objek yang diambil dari keseluruhan objek yang diteliti dan dianggap mewakili /representatif dari seluruh populasi.

Sampling

cara atau tehnik-tehnik tertentu yang digunakan untuk mengambil sampel dari populasi.

Unit Sampling :Unit terkecil dalam populasi yang akan diambil sampelnya.

Kerangka Sampling(Sampling Frame) :daftar unit-unit yang ada dalam populasi.

 

Populasi secara umum ada 2 jenis ;

1.      Infinite Population/Populasi terhingga

2.      Finite Population/Populasi tak terhingga

 Tehnik sampling dibagi 2 jenis

1.      Probabilitas

2.      Non Probabilitas

 Probabilitas ada beberapa tehnik, yaitu :

1.      Simple Random Sampling/ Sampel Acak Sederhana

2.      Systematic Random Sampling/Sampel Acak Sistematik

3.      Stratified Random Sampling/ Sampel Stratifikasi

4.      Cluster Sampling /Area Sampling

5.      Multi Stage Random Sampling/Sampel Acak Bertingkat

 Non Probabilitas ada beberapa tehnik,yaitu :

1.      Convenience Sampling

2.      Cara kuota (Quota sampling)

3.      Cara keputusan (judgement sampling)

4.      Purposive Sampling

5.      Sampling Jenuh/Total Populasi

6.      Snowball Sampling

7.      Accidental Sampling

  Continue reading

PENGUKURAN TINGKAT KECEMASAN

Kecemasan dapat diukur dengan pengukuran tingkat kecemasan menurut alat ukur kecemasan yang disebut HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale).  Skala HARS merupakan pengukuran kecemasan yang didasarkan pada munculnya symptom pada individu yang mengalami kecemasan. Menurut skala HARS terdapat 14 syptoms yang nampak pada individu yang mengalami kecemasan. Setiap item yang diobservasi diberi 5 tingkatan skor( skala likert) antara 0 (Nol Present) sampai dengan 4 (severe).

Skala HARS pertama kali digunakan pada tahun 1959, yang diperkenalkan oleh Max Hamilton dan sekarang telah menjadi standar dalam pengukuran kecemasan terutama pada penelitian trial clinic.  Skala HARS telah dibuktikan memiliki validitas dan reliabilitas cukup tinggi untuk melakukan pengukuran kecemasan pada penelitian trial clinic yaitu 0,93 dan 0,97. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengukuran kecemasan dengan menggunakan skala HARS akan diperoleh hasil yang valid dan reliable.

Skala HARS Menurut Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS)  penilaian kecemasan terdiri dan 14 item, meliputi: Continue reading

TAHAP PENGKAJIAN

Pengkajian adalah pemikiran dasar dari proses keperawatan yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi atau data tentang respon klien agar dapat mengidentifikasi dan mengenali masalah atau kebutuhan kesehatan dan keperawatan klien. Area yang termasuk respon klien antara lain kegiatan sehari-hari, emosional, sosio-ekonomi, kultural dan spiritual (Yura & Wals, 1988). Continue reading

TEORI-TEORI KEPERAWATAN

Pendahuluan
Stevens (1984), mendefinisikan keperawatan sebagai usaha untuk menguraikan dan menjelaskan berbagai fenomena dalam keperawatan (dikutip dari Taylor, C., dkk, 1989). Teori keperawatan berperan dalam membedakan keperawatan dengan disiplin ilmu lain dan bertujuan untuk emnggambarkan, menjelaskan, memperkirakan dan mengontrol hasil asuhan keperawatan atau pelayanan keperawatan yang dilakukan. Continue reading

SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN

A. DEFINISI KEPERAWATAN

Perawat adalah mereka yang memiliki kemampuan dan kewenangan melakukan tindakan keperawatan berdasarkan ilmu yang dimilikinya yang diperoleh melalui pendidikan keperawatan (UU Kesehatan No. 23, 1992).
Continue reading

DINAMIKA KELOMPOK

Dinamika kelompok mencakup kajian dan analisa tentang bagaimana cara orang saling berinteraksi dan berkomunikasi dalam suatu kelompok kecil. Kajian tentang dinamika kelompok memberi sarana untuk menganalisa komunikasi kelompok dengan maksud mengubah kelompok agar lebih efektif (Davis, 1981; La Monica, 1979).
Continue reading