Tag Archive | pidie

BEM Akper Jabal Ghafur Sigli Salurkan Donasi untuk Ghouta Suriah

SIGLI – BEM Akper Jabal Ghafur Sigli, melalui Koordinator Aksi Peduli Ghouta Suriah, Busyra , didampingi Ketua BEM Akper Jabal Ghafur Sigli, Miswar Tawi, menyalurkan donasi untuk Ghouta Suriah melalui ACT-MRI , Kamis Siang ( 22/03) di klinik HMC Wound Care Center Sigli, yang sekaligus saat itu digelar acara perawatan luka gratis.

Koordinator Aksi Peduli Ghouta BEM Akper Jabal Ghafur Sigli, Busyra, dalam keterangannya mengatakan pihaknya menyalurkan donasi melalui ACT MRI Pidie sejumlah Rp.11.000.000 utk Palestina, yang diterima langsung oleh Ketua ACT-MRI Pidie, Waled Syahrul Fuadi, S.Pdi, didampingi Sekjen Ns.Mirzal Syeh Tawi, MKM.

Sementara Ketua BEM Akper Jabal Ghafur Sigli, Miswar Tawi, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh mahasiswa Akper Jabal Ghafur Sigli melalui Aksi Peduli Ghouta dari mahasiswa dan pengguna jalan yang dipusatkan di Sp.4 Lampu Merah Kota Sigli.

“Memang jumlahnya mungkin tidak seberapa, namun jangan lihat jumlahnya , ini sebagai upaya kepedulian kami dan masyarakat Pidie kepada saudara kita muslim Ghouta Suriah yang menderita akibat perang di Suriah, memicu semangat kesadaran dan kepedulian kita kepada Suriah.” ujar Miswar Tawi.

“Kami percayakan bantuan tersebut disalurkan melalui ACT Pidie, karena ACT adalah lembaga kemanusiaan yang sangat konsen peduli kepada muslim baik di Suriah dan Palestina juga Rohingya, kami sangat percaya dan yakin amanah kami ini akan disampaikan kepada muslim Ghouta Suriah.” pungkas Busyra.

Advertisements

Local Wisdom Yang Hampir Punah……Keube Weung (Kerbau Putar)

10346644_10201502948489237_159496503984239197_nIni salah satu proses pembuatan manisan tebu manual-tradisional menggunakan tenaga kerbau, di kawasan Pidie, khususnya di Desa Beureu eh, Beureunuen. Proses home-industry ini terbilang sudah sangat langka di temukan, Tradisi Aceh ini bisa dikatakan sudah hampir punah, karena orang sudah memilih menggunakan mesin penggiling tebu modern. Alasan sebagian besar petani tebu, harga kerbau yang mahal, dan untuk melatihnya cukup menguras waktu, dana dan tenaga, dimana kerbau harus di isolasi dalam kandang selama 2 minggu untuk dilatih. Manisan tebu dari pengolahan tersebuh kemudian dijual di pasar dengan harga, 300-350rb (saboh the`m/1 kaleng:red) per-kaleng 30x18cm. Mungkin 1 dekade lagi, tradisi ini mungkin sudah tidak ditemukan lagi. Semoga Tidak.

Perilaku Cuci Tangan Efektif Pada Masyarakat Di Desa Jeumpa Kec. Sakti Kab. Pidie tahun 2013


Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Cuci Tangan Efektif Pada Masyarakat 
Di Desa Jeumpa Kecamatan Sakti Kabupaten Pidie  Tahun 2013.

(Aina/Mirzal Tawi)*

 

Xv + 75 halaman + 13 Tabel + 3 Gambar + 8 Lampiran

 

ABSTRAK

Perilaku mencuci tangan adalah masalah sepele. Begitu sepelenya hingga banyak orang mengabaikannya. Perilaku cuci tangan pakai sabun juga merupakan intervensi kesehatan yang paling murah dan efektif dibandingkan dengan hasil intervensi kesehatan dengan cara lainnya dalam mengurangi resiko  penularan  berbagai penyakit termasuk Flu burung, cacingan dan diare terutama pada bayi, balita dan anak-anak. Adapun tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor  yang berhubungan dengan perilaku cuci tangan  efektif pada masyarakat  Di Desa Jeumpa Kecamatan Sakti  Kabupaten Pidie tahun 2013 berdasarkan faktor pengetahuan, pendidikan, umur dan sumber informasi. Penelitian ini bersifat analitik dengan rancangan crossectional. Tehnik pengambilan sampel tehnik simple random sampling ,yang menjadi sampel pada penelitian ini adalah masyarakat Desa Jeumpa Kecamatan Sakti Kabupaten Pidie sebanyak 91orang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tanggal 3 s/d 9 Agustus 2013 didapatkan perilaku cuci tangan efektif masyarakat mayoritas adalah baik (52,7%), Hasil analisis bivariat didapatkan ada hubungan  antara variabel prilaku cuci tangan efektif dengan variabel pengetahuan (P = 0,000), pendidikan (P = 0,013), umur (P = 0,004), dan sumber informasi (p = 0,048).  Diharapkan kepada Puskesmas dan Dinas Kesehatan, untuk mengevaluasi masalah cuci tangan efektif dalam  masyarakat serta membina masyarakat dan memberikan penyuluhan tentang cuci tangan efektif serta prilaku hidup bersih dan sehat.

 

Kata Kunci       :    Perilaku cuci tangan,  pengetahuan , pendidikan, umur, sumber   informasi

Daftar Pustaka:    38 (2001-2011),  8 jurnal, 3 online.