Tag Archive | seks

Wanita Penjaja Seks, Pelanggannya dan HIV/AIDS

Masalah sosial di kota-kota besar di Indonesia yang sulit untuk ditanggulangi adalah masalah pelacuran. Menurut Hutapea (2005), pelacuran/prostitusi adalah peristiwa penyerahan tubuh oleh wanita kepada laki-laki (lebih dari satu) dengan imbalan pembayaran untuk disetubuhi sebagai pemuas nafsu seks si prabayar yang dilakukan di luar pemikahan. Pelacur/ tuna susila/WPS pada umumnya adalah wanita (ada juga pria) yang pekerjaannya menjual diri kepada siapa saja/banyak laki-laki yang membutuhkan pemuasan hubungan seksual dengan bayaran. Continue reading

Advertisements

Seks….Ini Manfaatnya!!

Joy Davidson seorang seksolog asal New York yang dikutip detikhot dari CBS, Rabu (25/6/2008) mengungkapkan bahwa seks memberikan banyak manfaat positif bagi kesehatan. Di bawah ini akan dijelaskan 10 manfaat dari berhubungan seks.

1. Seks Hilangkan Stres
Dari sebuah penelitian yang dilakukan di Skotlandia, diungkapkan bahwa seks dapat melepaskan seseorang dari stres. Saat berhubungan seks, tekanan darah akan menjadi normal, sehingga ketegangan yang terjadi pun akan. dan stres pun akan teratasi.

2. Seks Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
Sebuah penelitian pernah dilakukan di Universitas Wilkes. Para peneliti itu menemukan bahwa seks merangsang daya tahan tubuh alami di produksi dalam tubuh. sehingga semakin sering Anda melakukan hubungan seks maka daya tahan tubuh Anda semakin bertambah.
Continue reading

Hobi Lari Bikin Seks Lebih Nikmat

Lari tak hanya berpengaruh pada kesehatan tubuh. Sebuah penelitian membuktikan kalau hobi lari dapat membuat kehidupan seks lebih nikmat.

Sebuah penelitian dilakukan oleh Dr Ted Fenske, seorang kardiologis terhadap para atlet lari di Boston Amerika Serikat. Menurut Ted, berlari secara rutin dapat meningkatkan lancarnya peradaran darah. Bagi laki-laki, peredaran darah itu merupakan hal penting kehidupan seksnya.

Dalam penelitian itu juga ditemukan bahwa hobi lari dapat meningkatkan kehidupan seks seseorang hingga tampak 10 tahun lebih muda. Menurut Ted yang dikutip detikhot dari canada.com, Rabu (2/7/2008), pelari-pelari tersebut mempunyai stamina dan kesehatan yang prima. Sehingga mereka memiliki hasrat, serta kemampuan untuk melakukan hubungan seks lebih tinggi.

Penelitian lain yang pernah dilakukan di Harvard beberapa waktu lalu juga menunjukkan bahwa olahraga, khususnya lari dapat meningkatkan kehidupan seks seseorang.

Penelitian itu dilakukan terhadap laki-laki berumur di atas 50 tahun. Hasilnya, mereka yang rutin berlari minimal 3 jam per minggunya memiliki risiko impoten yang jauh lebih kecil dibanding laki-laki yang tidak berolahraga.

Masih menurut Ted, performa laki-laki dalam berhubungan seks juga ditentukan oleh gaya hidup sehat, termasuk olahraga rutin, dan menjauhi rokok, narkoba serta minuman keras.

Jadi jika ingin merasakan seks yang nikmat, mulailah gaya hidup sehat sekarang.

Mau Bercinta? Lihat Waktunya!

Jika banyak yang bilang bercinta di pagi hari selalu memuaskan, ternyata itu tak sepenuhnya benar. Kepuasan bercinta dapat diraih asal tahu waktu yang tepat.

Hormon dalam tubuh perempuan berfungsi untuk mengatur hasrat seks. Jika Anda pikir seks pagi menyenangkan, menurut hasil penelitian, justru pada jam 06.00 sampai 08.00 pagi perempuan berada pada fase malas bercinta. Namun jika ingin tetap bercinta, menurut Antonija Zbiljski, seksolog yang dikutip detikhot dari Jovna.com, Senin (19/5/2008) memberi saran untuk melakukan foreplay yang panjang.

Jam 09.00 sampai 10.00 pagi keinginan bercinta perempuan mulai naik dan mencapai puncaknya di jam 12.00.  Di waktu tengah hari, biasanya perempuan bersedia melakukan berbagai macam variasi seks, termasuk oral seks.

Fase ini akan terus berlanjut hingga jam 14.00. Pada saat itu para seksolog mengatakan tidak hanya hasrat perempuan yang tinggi, namun kualitas sperma pria pun sedang dalam kondisi terbaik.

Fase tersebut akan kembali berulang mulai dari jam 20.00. Tak lupa para seksolog juga mengingatkan pada para pria untuk tak hanya fokus pada kegiatan bercinta. Karena untuk mendapatkan kepuasan, perempuan juga butuh belaian penuh kasih sayang dan perhatian.

Resume Hasil Penelitian Terkait Dengan Perilaku Penggunaan Kondom

Hasil penelitian Kalsum (2000) yang melakukan analisis data dari survei penggunaan kondom pada pelanggan WPS (responden) tahun 1998 yang dilakukan oleh PPK UI dengan desain studi cross sectional dengan jumlah sampel 400 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pelanggan WPS (umur, pendidikan, status perkawinan) dan pengetahuan tentang AIDS tidak ada hubungan yang bermakna terhadap perilaku pelanggan dalam pemakaian kondom sewaktu berhubungan seks dengan WPS. Sedangkan keterpaparan informasi mempunyai hubungan yang bermakna dengan perilaku pemakaian kondom. Continue reading