Tag Archive | the syechan

Umar R.A Bersikap Keras, Tetapi Ramah

Ada sekelompok orang Islam duduk di sisi Abdurrahman Ibnu ‘Auf. Mereka berkata, ” Bicaralah engkau kepada Umar Ibnu Khattab bahwa ia terlalu menakut-nakuti kepada kita sampai kami tidak dapat memandang dirinya.’  Maka Abdurrahman Ibnu “Auf meninggalkan masjid dan pergi ke tempat Umar untuk menyampaikan ucapan kawan-kawannya. ” Benarkah mereka berkata demikian? Demi Allah, aku telah bersikap ramah kepada mereka, sampai aku merasa takut kepada Allah karenanya, dan aku telah bersikap keras kepada mereka, sampai aku merasa takut kepada Allah karenanya, lalu harus bagaimanakah aku?” jawab Umar dengan nada marah.

Kemudian Umar meneteskan air mata dan kedua bibirnya gemetar sampai terdengar suara tangisnya, kemudian ia pergi seraya menyeret kain selendangnya. Maka Abdurrahman berkata, “sungguh celaka mereka sepeninggalmu.”

Kepala Kampung Yang Batal Dilantik

Umar Ibn Khattab R.A memilih seorang dari Asad untuk menjadi kepala kampung.Ketika ia datang untuk menerima sumpahnya, maka kepala kampung yang terpilih membawa putranya yang masih kecil. Umar mencium si putra, sehingga laki-laki kepala kampung tersebut berkata,” Wahai Amirul Mukminin, aku kagum karena engkau mencium anak kecil, sedangkan aku belum pernah mencium putraku sedikitpun.”

Ketika Umar melihat sikap kasar lelaki itu, maka ia berkata,” Demi Allah, kalau begitu engkau tidak mempunyai rasa kasih sayang kepada manusia. Karena itu, aku batalkan pemilihanmu sebagai kepala kampung.”

(DR. Muhammad Shiddiq Al-Minsyawi, Kemuliaan Umar Ibn Khattab, 2003)